08 Agustus 2009

MENIKMATI LEMON CUI DI PASIR MUKTI


Sekelompok anak Singapura diminta menggambar seekor ayam. Ternyata, yang mereka gambar adalah ayam goreng. Walah-walah... Apa gerangan yang terjadi pada mereka? Yang pasti, mengajak mereka untuk lebih mendekatkan diri pada alam, seperti yang mereka alami di Kebon Wisata Pasir Mukti, adalah tindakan tepat. Tujuannya, agar mereka lebih mengenal alam dan isinya, yang mungkin kurang mereka dapatkan di negerinya yang mungil dan modern itu.
Di Kebon Wisata Pasir Mukti yang buka tiap hari pukul 08.00 - 18.00, termasuk di hari libur nasional, ini kita memang diajak untuk mengenal alam, flora dan fauna yang hidup di atasnya. Selain menikmati aneka dendrobium, phalaenopsis, oncidium, cattleya, Serta aneka tanaman hias Iainnya yang memikat mata, kita juga bisa menyaksikan angsa, bebek, entok, dan tiktok (blasteran bebek-entok). Atau, bersantai-ria di kolam pemancingan berisi ikan mas, nila, gurame, dan patin. Bisa sembari memancing atau sekadar memberi pakan satwa air di dalamnya.

Banyak pilihan menikmati wisata agro yang kebanyakan didatangi para pelajar TK dan SD ini. Bisa perorangan dengan tiket masuk seharga Rp.12.000,-, termasuk minuman selamat datang Lemon Cui, ke kolam pancing, serta menyaksikan peragaan menangani anggrek (pukul 11.00-12.00) dan tabulampot (tanama buah dalam pot, pukul 13.00 - 14.00). Bisa pula memilih paket wisata seharga Rp 55.000 per orang (minimal 20 orang). Dengan paket itu, kita bisa mengikuti frutiwok, mengenali berbagai tanaman, unggas, dan ikan tadi; bermain di kolam lumpur untuk menangkap belut; serta permainan tank tambang, gebuk bantal, lomba lari, dan menanam padi.
Bila hendak menginap, tersedia paket mulai Rp 150,000,- per orang dengan berkemah minimal 20 orang yang diisi dengan atraksi memandikan sapi, membajak sawah, memetik sayur dan petualangan malam hari. Kita juga bisa menginap di salah satu dari sembilan pondokan dengan biaya Rp 850.000~ per orang (untuk lima orang). Biaya itu sudah termasuk pemanduan wisata, menikmati ayam bakar rica atau ikan woku, dan hiburan kolintang di hari-hari tertentu.
Yang berjiwa petualang di alam bisa mencoba paint ball, bermain perang-perangan atau “Kami menyebutnya Play Hard, Dye Hard,” kata Andi Sri Noor (Vera) yang menangani administrasi marketing. Ada enam paket kita yang ditawarkan mulai Rp 10.000,- per orang.
Sebelum pulang, kita bisa membeli oleh-oleh “maskot” Pasir Mukti: jeruk Lemon Cui atau jeruk kasturi, jeruk kunci (Bangka) atau jeruk kalamanji (Filipina) dalam bentuk segar atau yang sudah jadi sirup dan selai
Kebun wisata seluas kira kira 50 ha ini dapat dicapai sekitar 45 menit dari Jakarta melalui jalan tol Jagorawi. Bila menggunakan mobil pribadi, kita keluar di gerbang tol Citeurep menuju ke arah Cibinong. Dari Cibinong kemudian kita arahkan ke Bogor. Bila mengganakan kendaraan umum, dari Jakarta menuju Cibinong menggunakan bus (dari UKI), bus kota Mayasari Bakti (dari Grogol) atau bus 3/4 jurusan Citeureup (dari Kampung Rambutan). Dari Cibinong kita bisa melanjutkan penjalanan dengan ojek atau angkot 08 (jurusan Citeureup - Pasar Anyar, Bogor). Sedangkan dari Bogor kita bisa menggunakan angkot 08 jurusan Citeureup dan turun langsung di depan Kebun Wisata Pasir Mukti.
Untuk informasi tarif masuk yang terkini bisa menghubungi :
Kebon Wisata Pasir Mukti
Jln. Raya Tajur Pasirmukti Km 4
Citeureup, Bogor
TeIp.; 02 1-87943864, 87943865
Sumber : Majalah Intisari
Christ

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar